Rutan Humbahas Bantah Isu HP Ilegal dan Narkoba di Blok Saroha, KPR: Pengawasan Diperketat Lewat Razia dan Jammer

Editor: Admin author photo


liputan6online.com | HUMBAHAS- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan membantah informasi yang beredar terkait dugaan penggunaan telepon genggam ilegal, peredaran narkoba, hingga praktik penipuan yang disebut-sebut terjadi di lingkungan rutan, khususnya di Blok Saroha.

Klarifikasi tersebut disampaikan Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Humbahas, Herinal Simamora, saat memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi media terkait informasi yang beredar di masyarakat.

Menurut Herinal, pihak Rutan Humbahas secara konsisten menjalankan program Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) melalui pengawasan berlapis dan razia rutin maupun insidentil.

"Rutan Humbahas terus berbenah dengan melaksanakan razia rutin maupun insidentil minimal dua kali dalam seminggu. Dalam pelaksanaannya kami juga menggandeng aparat TNI dan Polri untuk melakukan penggeledahan serta pengawasan bersama," ujar Herinal, Rabu (3/6).

Ia menjelaskan, untuk mengakomodasi kebutuhan komunikasi warga binaan secara legal dan terkontrol, pihak rutan telah menyediakan fasilitas Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) yang dikelola bekerja sama dengan pihak ketiga.

Terkait upaya pencegahan peredaran narkoba maupun praktik penipuan dari dalam rutan, Herinal mengatakan pengawasan dilakukan melalui pemantauan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis yang dianggap rawan.

Selain itu, dua unit alat pengacak sinyal atau jammer juga dioperasikan di area blok hunian guna meminimalisasi potensi komunikasi ilegal menggunakan perangkat telekomunikasi yang tidak semestinya berada di dalam rutan.

Menanggapi isu yang menyebut adanya aktivitas mencurigakan yang berpusat di Blok Saroha, Herinal menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Informasi itu tidak benar dan tidak berdasar. Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku," katanya.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban, Rutan Humbahas juga secara berkala melaksanakan razia gabungan bersama aparat penegak hukum dan melibatkan awak media. Selain itu, tes urine secara acak terhadap warga binaan turut dilakukan bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.

Herinal menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Rutan Humbahas untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

"Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kondisi rutan tetap aman, kondusif, serta sejalan dengan program Zero Halinar yang menjadi komitmen bersama," ujarnya.

(Budi Kurniawan)
Share:
Komentar

Berita Terkini