Ditinjau BBWS dan BPK, Proyek P3-TGAI Desa Slatri Brebes Dinilai Sesuai Standar, Petani Apresiasi

Editor: Admin author photo

Foto : Pembangunan Irigasi 

liputan6online.com | BREBES – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes mendapat apresiasi luas dari masyarakat, khususnya para petani.



Program padat karya tunai ini bertujuan memperbaiki dan meningkatkan fungsionalitas jaringan irigasi berbasis peran serta masyarakat petani.

Salah satu penerima manfaat adalah Kelompok P3A Sumber Urip Desa Slatri. Menurut Teguh selaku ketua kelompok, ada lima titik lokasi proyek P3-TGAI di desa tersebut. 

Program ini didapat setelah pihaknya mengajukan permohonan kepada BBWS Pemali Juana. Pelaksanaan dilakukan secara swakelola oleh kelompok P3A dengan volume pembangunan sepanjang 334 meter pada dua sisi, atau total 668 meter dengan tinggi konstruksi 65 sentimeter.

"Tujuan program P3-TGAI ini jelas untuk meningkatkan produksi pertanian, menstabilkan harga pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan kemandirian pangan," ujar Kaliri, warga Desa Slatri.

Para petani juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA IV BBWS Pemali Juana beserta jajaran yang telah mendukung terlaksananya program ini. Mereka berharap program P3-TGAI dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Terkait pemberitaan beberapa media online yang menyoroti dugaan kurangnya pengawasan dan penggunaan material tidak sesuai standar, tokoh masyarakat menegaskan pelaksanaan proyek sudah sesuai ketentuan.

"Dari BPK dan BBWS juga sudah melakukan pemeriksaan ke lapangan. Menurutnya tidak ada komplain. Itu semua hanya sedikit polemik di era politik sekarang," ujar beberapa masyarakat setempat.

Menanggapi soal bahan material, mengacu pada Spesifikasi Teknis P3-TGAI 2024, P3A/GP3A/IP3A wajib menggunakan bahan sesuai rencana kerja dan mencatat penggunaannya selama pelaksanaan. 

Apabila stok bahan tidak tersedia di pasaran, maka dapat digunakan bahan pengganti setelah mendapat persetujuan dari Pejabat Pembuat Komitmen [PPK].

Dengan tidak adanya temuan dari lembaga pengawas dan dukungan penuh masyarakat, proyek P3-TGAI di Desa Slatri dinilai berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi sektor pertanian setempat. (Hadi)
Share:
Komentar

Berita Terkini