![]() |
| Foto: Pelindo Gelar Sharing Session |
liputan6online.com | MEDAN – Di tengah dinamika industri logistik yang kian kompleks, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) terus berkomitmen menjaga kesejahteraan para pekerjanya. Sebagai bagian dari program employee well-being, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini menggelar Sharing Session BREATH (Balancing, Resilience, Energy, and Health) edisi ke-31 dengan tema besar “Resilience & Mindfulness: Stronger, Together, One Pelindo” di Grha Pelindo Medan, Selasa (7/4/2026).
Menghadapi Tekanan Industri dengan Sikap "Anti-Fragile"
Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menekankan bahwa produktivitas di sektor pelabuhan tidak hanya bertumpu pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kesehatan mental dan ketahanan individu. Menurutnya, pelabuhan adalah rantai vital logistik nasional yang menuntut kesiapan personel dalam menghadapi perubahan yang dinamis.
"Dunia saat ini terus berubah disertai tantangan dan tekanan yang tidak bisa dihindari. Dalam kondisi ini, kita memerlukan resiliensi. Resiliensi bukan sekadar bertahan, tapi kemampuan untuk bangkit dari kegagalan dan menjadi individu yang tidak rapuh (anti-fragile) di tengah tekanan," jelas Edi di hadapan para insan perusahaan yang hadir secara langsung maupun virtual via Zoom Meeting.
Rahasia Mindfulness: Rumus Kelola Respon dan Metode 3R
Kegiatan ini menghadirkan Professional Coach dari ESQ Coaching Academy, Trie Setiatmoko (Coach Tiko). Dalam paparannya, Tiko menjelaskan bahwa energi negatif sering muncul karena seseorang terlalu terjebak pada masa lalu atau mencemaskan masa depan.
Kuncinya adalah mindfulness—hadir sepenuhnya di momen saat ini. Tiko memperkenalkan konsep pengelolaan respon melalui rumus: Event + Response = Outcome.
"Kita tidak selalu bisa mengendalikan kejadian (Event), tapi kita bisa mengendalikan respon kita untuk menghasilkan hasil (Outcome) yang positif. Caranya adalah dengan metode 3R: Relax, Release, dan Refocus," papar Tiko.
"Kita tidak selalu bisa mengendalikan kejadian (Event), tapi kita bisa mengendalikan respon kita untuk menghasilkan hasil (Outcome) yang positif. Caranya adalah dengan metode 3R: Relax, Release, dan Refocus," papar Tiko.
Melalui pemberian afirmasi positif, para peserta diajak untuk memperkuat mental dan membangun kesadaran diri agar mampu bersikap adaptif, baik dalam lingkungan kerja yang penuh tantangan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Penghormatan bagi Para Purnabakti
Selain fokus pada pengembangan SDM yang aktif, momentum ini juga digunakan perusahaan untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pensiunan. Sebanyak sembilan purnabakti dari berbagai unit kerja menerima penghargaan sebagai simbol penghormatan atas dedikasi dan kontribusi besar mereka selama bertahun-tahun menjaga kelancaran arus logistik di tanah air.
Langkah ini mempertegas posisi SPMT yang tidak hanya mengejar target operasional, namun juga sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keseimbangan hidup bagi seluruh keluarga besar Pelindo. (Kinoi)
