![]() |
| Foto: list liputan6online.com |
liputan6online.com | SIANTAR- Nahdlatul Ulama (NU) melalui NUCARE-LAZISNU mendistribusikan bantuan bagi warga terdampak banjir di sejumlah daerah, termasuk Aceh dan Sumatera Utara. Dua siswa MAN Pematangsiantar, Arroyyan Naim Pasaribu dan Zulfikri Maulana, terlibat dalam misi kemanusiaan ini.
Mereka tergabung dalam tim NUCARE-LAZISNU yang mendirikan posko logistik utama di kantor Lazisnu Kota Pematangsiantar dan posko informasi serta koordinasi relawan di Posko NUCARE-LAZISNU Kota Pematangsiantar. Tim ini menyalurkan bantuan ke lokasi bencana di Desa Garoga, Tapanuli Selatan, seperti 100 paket sembako, 50 paket snack anak, 100 perangkat sholat, 80 Al-Quran, dan Iqro.
Arroyyan dan Fikri menempuh perjalanan darat selama 8 jam dari Kota Pematangsiantar untuk mencapai lokasi bencana, melewati titik-titik longsor yang memutus akses jalan. Bencana tanah longsor di Tapanuli Selatan telah menimpa 900 jiwa, merusak rumah warga, jalan umum, dan jembatan strategis.
Armansyah Pasaribu, Ketua NUCARE-LAZISNU Kota Pematangsiantar, mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah memberikan amanah untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak. Kepala Madrasah Aliyah Negeri Pematangsiantar, Lintong Sirait, mengapresiasi siswa MAN yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini.
(Budi Kurniawan)
