Digerebek Massa! Aliansi Brebes Barat Bersatu Geruduk PT GEI, Soroti 4 Pelanggaran Serius

Editor: Admin author photo


liputan6online.com | BREBES – PT Gold Emperor Indonesia (GEI) yang berlokasi di Desa Kemurang Wetan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, digeruduk Aliansi Brebes Barat Bersatu (ABBB), Rabu (14/10/2026).

Aksi audiensi tersebut mendapat pengawalan ketat dari Aparat Penegak Hukum (APH) baik dari Polres Brebes maupun Polsek sekitar.

Perwakilan ABBB diterima langsung oleh manajemen PT GEI dan perwakilan PT Da Dung Wu di ruang rapat.

Dalam audiensi, ABBB menyoroti empat poin krusial terkait aktivitas perusahaan:

1. Revisi AMDAL untuk pengembangan pabrik
2. Dugaan jual beli tanah ketikan atau disposal yang tidak sesuai aturan
3. Dugaan tenaga kerja asing (TKA) yang belum melaporkan ke dinas terkait
4. Jarak aman bangunan pabrik dengan ruas jalan provinsi

Sekretaris Umum ABBB, Sumarlan, menegaskan pentingnya revisi AMDAL.

"Harusnya ada revisi AMDAL dan sosialisasi ke masyarakat sekitar terkait adanya kegiatan pengembangan PT. Karena masih dalam tahap penitipan disposal," ungkapnya.

"Terkait keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di lingkungan perusahaan PT GEI, kami minta feedback-nya harus transparan," imbuhnya.

Sementara Ketua Aliansi Brebes Barat Bersatu, Riyanto, menegaskan pentingnya transparansi.

Ia meminta PT GEI dan PT Da Dung Wu menjaga kondusifitas dan ketertiban seluruh elemen masyarakat sesuai perundang-undangan yang berlaku di NKRI.

"Dengan hasil audiensi, pihak PT GEI dan PT Da Dung Wu mengakui semua kesalahan yang disampaikan oleh Aliansi Brebes Barat Bersatu dan akan segera memperbaiki secepatnya dan hasilnya nanti akan disampaikan ke ABBB," sambung Riyanto.

"Dan kami akan menunggu itikad baik dari PT GEI dan PT Da Dung Wu, komitmen bersama. Jangan sampai ada aksi lanjutan," pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan PT GEI, Marina, menyatakan, "Kami akan memperbaiki secepatnya sesuai dengan audiensi Aliansi Brebes Barat Bersatu," tandasnya. (Hadi)
Share:
Komentar

Berita Terkini