Polda Sumut Diminta Periksa SPBU Kampung Salam Belawan Terkait Penyaluran BBM Dugaan Ada Kejanggalan

Editor: Admin author photo


liputan6online.com | MEDAN – SPBU Kampung Salam yang dikelola saudara 'AH' diduga selama ini kongkalikong dalam pendistribusian BBM solar subsidi untuk nelayan dengan modus penyaluran menggunakan barcode.

Berdasarkan keterangan yang diterima media, modus operasinya dalam menyalurkan BBM untuk nelayan menggunakan barcode yang dikeluarkan dinas terkait, yaitu Dinas Perikanan Sumut.

Namun pada kenyataannya, setelah penyaluran minyak ke nelayan di SPBU dengan menggunakan jerigen yang diangkut becak, BBM tersebut dikirim ke sejumlah siong minyak di antaranya di Jalan Hiu Pajak Baru Belawan.

Atas kondisi ini, jelas telah terjadi penyelewengan BBM subsidi yang seharusnya dipergunakan untuk kebutuhan nelayan, namun justru lari ke mafia minyak dan dijual dengan keuntungan besar.

Menyikapi hal ini, LSM Lintas mendesak Dinas Perikanan Sumut untuk menghentikan penyaluran BBM subsidi untuk nelayan di SPBU Kampung Salam. Lembaga juga akan menyurati pihak terkait seperti BPH Migas maupun PT Pertamina agar segera menindak SPBU Kampung Salam karena dinilai ada kongkalikong.

"Kita akan meminta instansi terkait untuk mencabut izin penyaluran BBM subsidi yang selama ini disalurkan di SPBU Kampung Salam Belawan," ujar T. Riyadi, S.H. kepada media, Rabu (21/10/2026).
Share:
Komentar

Berita Terkini