![]() |
| Foto: list, liputan6online.com |
liputan6online.com | MEDAN – Universitas Sari Mutiara Indonesia (USM Indonesia) berkolaborasi dengan PT Pegadaian dan Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia menggelar seminar “The Next Youth Green Leader” di Medan, Selasa (20/5/2026). Kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.
Seminar bertema “Kebangkitan Generasi Muda Sebagai The Next Youth Green Leader yang Adaptif, Inovatif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045” ini diikuti 150 mahasiswa terpilih yang dipersiapkan menjadi pionir gerakan keberlanjutan.
Acara dibuka oleh Ketua Yayasan USM Indonesia, Dr. Parlindungan Purba, yang juga menjadi keynote speaker. Ia menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum kebangkitan kreativitas pemuda yang didukung kemauan, kemampuan, dan kesempatan. Ia juga menyoroti peran pemuda dalam menjaga lingkungan.
Rektor USM Indonesia, Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes., mengatakan momentum 20 Mei bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi titik balik bagi generasi muda menghadapi tantangan global.
“Melalui half-day seminar ini, kami menghubungkan peran generasi muda langsung dengan tantangan perubahan iklim. Kami ingin membentuk Sustainability Mindset dan Driver Mentality agar mereka memiliki cara berpikir visioner demi masa depan yang lebih baik,” ujar Prof. Ivan.
Luncurkan Aplikasi TRING untuk Keuangan Hijau
Dalam kegiatan ini, PT Pegadaian memperkenalkan aplikasi TRING untuk mendukung Pusat Inovasi Hijau USM Indonesia. Aplikasi layanan digital tersebut dirancang mempermudah akses keuangan berbasis lingkungan atau _green finance_, mendorong inklusi keuangan di kalangan mahasiswa, serta memberi dampak positif bagi masyarakat.
Deputy Bisnis Area Medan II PT Pegadaian, Heri Susianto, menyatakan kepedulian lingkungan kini harus selaras dengan sektor ekonomi.
“Generasi muda dituntut mengembangkan growth mindset dan mental berkelanjutan sebagai benteng utama menghadapi ancaman perubahan iklim,” katanya.
Diskusi Lintas Sektor untuk Solusi Nyata
Seminar menghadirkan sejumlah pembicara lintas sektor. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Kota Medan, Ir. Arnus Hisari Gunawan Siahaan, S.T., M.Si., memaparkan tantangan dan solusi penanganan sampah di Kota Medan. Heri Susianto menyampaikan gagasan konektivitas ekonomi hijau dan inklusi keuangan digital melalui aplikasi TRING. Sementara Regional Public Affairs Manager CCEP Indonesia, Yayan Sopian, mengulas peluang green jobs dan pentingnya membangun sikap mental tangguh bagi generasi muda.
Sesi tanya jawab yang dipandu moderator Dr. Indra Utama, M.Si., berlangsung antusias. Peserta aktif berdiskusi tentang isu lingkungan, peluang ekonomi hijau, serta peran generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. USM Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan generasi muda yang peduli lingkungan, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Kinoi)
