![]() |
| Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melantik 69 pejabat Manajerial Pemko Medan (foto: Ist/liputan6online.com) |
liputan6online I MEDAN- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melantik sebanyak 69 Pejabat Manajerial di lingkungan Pemko Medan. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah /janji jabatan itu, Rico Waas, memberikan pesan tegas kepada para pejabat yang dilantik mengenai esensi dari jabatan yang di emban.
Rico Waas, mengatakan, yang sangat perlu dilayani setinggi-tingginya adalah masyarakat, sedangkan kepatuhan kepada atasan hanyalah hirearki, untuk menjalankan fungsi organisasi.
"Yang perlu dilayani setinggi-tingginya adalah masyarakat. Karena masyarakat adalah jabatan tertinggi yang benar-benar harus kita berikan pelayanan terbaik. Sedangkan kepada pemerintah maupun kepada atasan ini, adalah fungsi jabatan secara hierarki saja, bagaimana pengelolaan dari organisasi tersebut bisa berjalan dengan baik dari tingkat teratas sampai terbawah.,"kata Rico Waas, Kamis (18/6/2026), di Balai Kota.
Dihadapan puluhan pejabat yang dilantik, Rico Waas, kembali mengingatkan bahwa setiap promosi dan mutasi adalah sebuah langkah menuju arah kehidupan yang baru. Ia meminta seluruh pejabat untuk merenungkan kemana arah langkah yang akan mereka ambil, apakah jalan yang baik, atau justru jalan yang salah.
Menurutnya, jika seorang pejabat kehilangan keteguhan hati dan tidak tahu kemana arah tujuan mereka bekerja, maka sering kali pikiran itu terasa kabur.
"Pikiran itu terasa kabur karena kita tidak memiliki kepastian didalam diri, tidak punya keteguhan dalam hati, tidak berpikir bahwasanya setiap langkah yang kita jalankan ini karena untuk bangsa, negara, dan masyarakat,"sebutnya.
Rico Waas, mengatakan, segalanya akan menjadi terang benderang dan mudah dijalankan jika niat didalam hati dan pikiran para pejabat dikunci hanya untuk satu tujuan yaitu kepentingan masyarakat.
"Bila pikiran itu hanya tertuju kepada masyarakat, mudah-mudahan pikiran tersebut tidak akan terasa kabur. Semua akan terang benderang, jelas terlihat. Jelas apa yang ingin dilakukan apabila kita memegang teguh pikiran kita kalau memang pekerjaan kita semua ini hanya untuk masyarakat,"katanya.
Menghadapi kompleksitas penataan kota dan dinamika pembangunan, orang nomor satu di jajaran Pemko Medan itu, mengajak jajarannya untuk menyederhanakan cara berpikir agar tidak merasa terbebani.
"Kuncinya adalah adaptasi dan kepatuhan pada aturan. Jika semua itu diikuti, semuanya akan terasa lebih ringan dan jelas,"pungkasnya.
Adapun dari 69 pejabat yang dilantik itu, beberapa diantaranya menempati posisi strategis yang bersentuhan langsung dengan pelayanan dasar dan ketertiban masyarakat. Diantaranya, Ahmad Barli Mulia Nasution, dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan.
Kemudian, Hendro Saut Manuntun Mulianto Tampubolon, dilantik sebagai Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, dan Lisdiu Sinaga, dilantik sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Wilayah Kecamatan Medan Kota.
Pengambilan sumpah/ janji jabatan dan pelantikan yang berlangsung khidmat itu, turut pula disaksikan oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, para Asisten, Inspektur Kota Medan serta Kepala BKPSDM kota Medan.
L6OC/H. Tanjung
