![]() |
| Foto : PT Pelindo Multi Terminal |
liputan6online.com | MEDAN – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal non petikemas, mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Pertumbuhan arus bongkar muat yang kuat menjadi bukti penguatan fundamental perusahaan dalam mendukung kelancaran rantai logistik dan perdagangan nasional.
SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas operasional.
“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal non petikemas yang semakin andal dan berdaya saing,” ujar Finan.
Sepanjang Januari–Juni 2026, Pelindo Multi Terminal Group berhasil mengelola total arus barang sebesar 59,59 juta ton/m3. Angka ini tumbuh 10,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan di seluruh segmen komoditas utama:
- General & Bag Cargo: 14,56 juta ton/m3, naik 6,11% dari 13,72 juta ton/m3 pada 2025.
- Curah Cair: 14,41 juta ton, naik 7,97% dari 13,34 juta ton.
- Curah Kering: 30,63 juta ton, melonjak 14,74% dari 26,69 juta ton.
- Gas: 8,12 juta MMBTU, naik 4,49% dari 7,77 juta MMBTU.
Kenaikan signifikan pada segmen Curah Kering menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan.
Finan menegaskan, peningkatan kinerja tidak lepas dari konsistensi perusahaan menjalankan transformasi di berbagai lini. Mulai dari penguatan proses bisnis, peningkatan kompetensi SDM, modernisasi teknologi dan peralatan, hingga pembenahan infrastruktur.
Penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) juga menjadi kunci dalam menjaga keandalan operasional di seluruh terminal yang dikelola.
“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional,” jelas Finan.
Capaian positif ini juga sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong penguatan konsistensi layanan dan keandalan BUMN, khususnya di sektor logistik, guna menjaga kelancaran distribusi barang dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai operator terminal non petikemas, Pelindo Multi Terminal terus memperkuat perannya menghadirkan layanan yang modern, aman, dan berdaya saing melalui pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, serta penguatan ekosistem kepelabuhanan di Indonesia. (Noi)
