Bus Karyawan Almasar Karona Dilempari Preman di Pintu Tol Bandar Selamat, Sopir Luka Parah Dipukul Martil

Editor: Admin author photo

Foto: Bisa Terkena Lemparan 

liputan6online.com
| MEDAN - Aksi premanisme kembali terjadi di wilayah hukum Kota Medan. Satu unit bus karyawan milik Almasar Karona menjadi sasaran amuk sekelompok orang yang diduga merupakan "Pak Ogah" atau preman setempat di sekitar pintu masuk Jalan Tol Bandar Selamat pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Telah terjadi aksi pelemparan kaca bus dan penganiayaan secara brutal terhadap sopir bus karyawan Almasar Karona. Kaca bus dilaporkan pecah akibat lemparan batu, sementara sang sopir mengalami luka serius di bagian belakang kepala.

Korban adalah sopir bus karyawan Almasar Karona (identitas masih dalam pendataan). Pelaku diduga merupakan sejumlah preman setempat yang kerap mangkal di lokasi sebagai pengatur jalan ilegal atau "Pak Ogah".

Peristiwa ini terjadi di kawasan pintu masuk Jalan Tol Bandar Selamat, Medan. Aksi kekerasan ini berlangsung pada petang hari, tepatnya pukul 18.00 WIB, saat kondisi lalu lintas sedang cukup padat.

Berdasarkan informasi di lapangan, insiden ini dipicu karena sopir bus tidak memberikan uang kepada "Pak Ogah" yang sedang mangkal di lokasi tersebut. Tidak terima karena tidak diberi uang, para pelaku kemudian tersulut emosi dan melakukan penyerangan.

Awalnya, bus karyawan Almasar Karona hendak memasuki gerbang tol. Saat itu, sejumlah preman meminta uang kepada sopir, namun tidak dipenuhi. Para pelaku kemudian mulai melempari kaca bus dengan batu hingga pecah. Tak berhenti di situ, para preman tersebut nekat menyerang sopir secara fisik menggunakan martil dan kayu. Pukulan tersebut mengenai bagian kepala belakang sopir hingga menyebabkan luka robek dan pendarahan.

Saat ini, kasus tersebut tengah menjadi sorotan warga dan pengguna jalan. Korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, sementara pihak kepolisian diharapkan segera turun tangan untuk menangkap para pelaku yang telah meresahkan masyarakat dan pengguna jalan tol tersebut. (Noi)
Share:
Komentar

Berita Terkini