![]() |
| Foto: Kantor Kementrian Agama Pematangsiantar dan Pokjaluh |
liputan6online.com | Pematangsiantar - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematangsiantar memberikan bimbingan dan arahan sekaligus pembinaan pada kegiatan Rakor KUA Kecamatan, yang dirangkaikan dengan pelantikan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) periode 2026–2029 serta pengukuhan Badan Hisab Rukyat, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Pematangsiantar dan diikuti oleh jajaran KUA se-Kota Pematangsiantar. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kasubbag Tata Usaha H. Amrial Saragih, M.M, Kasi Bimas Islam M. Rusli, M.Pd, para Kepala KUA Kecamatan, penghulu, penyuluh agama Islam, serta staf KUA.
Dalam arahannya, Kakankemenag menekankan bahwa KUA merupakan garda terdepan Kementerian Agama di tingkat kecamatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, mulai dari urusan pernikahan, bimbingan keluarga sakinah, penyuluhan keagamaan, hingga pelayanan hisab rukyat.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan Pokjaluh periode 2026–2029 sebagai wadah koordinasi dan penguatan peran penyuluh agama dalam melaksanakan tugas pembinaan umat di wilayah masing-masing. Adapun susunan pengurus Pokjaluh yang dilantik yaitu: Ketua Armansyah Pasaribu, S.Sos.I, Sekretaris Astri Maysarah Siregar, S.H, dan Bendahara Sri Hayati Hutasuhut, S.H.I.
Kakankemenag menyampaikan bahwa keberadaan Pokjaluh dan Badan Hisab Rukyat memiliki peran strategis dalam mendukung program Bimas Islam dan memperkuat literasi keagamaan masyarakat. Ia berharap kepengurusan yang baru dilantik dan dikukuhkan dapat bekerja secara aktif, kolaboratif, dan inovatif dalam menjalankan amanah sesuai regulasi yang berlaku.
"Melalui Rakor ini, kita perkuat koordinasi, kita samakan persepsi, dan kita tingkatkan kualitas layanan KUA kepada masyarakat. Tugas kita bukan hanya administratif, tetapi juga pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan umat," tegasnya.
Ketua POKJALUH Kemenag Pematangsiantar H. Armansyah Pasaribu S.Sos.I menegaskan bahwa Pelantikan Pokjaluh hari ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran penyuluh agama sebagai pembawa damai dan pelayanan umat di tengah masyarakat yang majemuk.
Ia berharap Pokjaluh menjadi wadah kolaborasi dan koordinasi antar penyuluh untuk merancang serta melaksanakan program kerja yang nyata dan berdampak. "Kementerian Agama, dalam semangat moderasi beragama dan penguatan kehidupan beragama yang harmonis, sangat menaruh harapan besar kepada para penyuluh. Melalui Pokjaluh ini, saya berharap ada program-program inovatif yang menyasar isu-isu penting seperti : pembinaan keluarga Sakinah, penguatan karakter anak dan remaja mesjid, pengembangan ekonomi berbasis Mesjid, penanggulangan intoleransi, serta penguatan wawasan kebangsaan dan lingkungan hidup," ujar H. Armansyah Pasaribu. (Budi Kurniawan)
