Tradisi Punggahan, Menyambut Ramadhan dengan Kebersamaan dan Doa

Editor: Admin author photo

Foto: Warga Lingkungan 31 Saat Giat Punggahan di Masjid Nurul Hidayah 

liputan6online.com
| INDONESIA - Dalam beberapa hari lagi, umat Muslim di Indonesia akan menyambut bulan suci Ramadhan. Sebelum memasuki bulan yang penuh berkah ini, masyarakat Muslim di Indonesia, khususnya di Jawa dan Sumatera Utara, memiliki tradisi unik yang disebut Punggahan atau Munggahan.

Punggahan adalah tradisi yang dilakukan pada akhir bulan Sya'ban, biasanya 1-2 hari sebelum puasa, dengan berkumpul bersama keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar. Tradisi ini bertujuan untuk memaafkan kesalahan, dan mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadhan.

Dalam tradisi Punggahan, masyarakat biasanya berkumpul di masjid, rumah, atau tempat lain yang dianggap suci. Mereka akan melakukan doa bersama, memohon ampun kepada Allah, dan saling memaafkan kesalahan. Selain itu, mereka juga akan makan bersama.

Tradisi Punggahan ini untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang bersih dan suci. Selain itu, tradisi ini juga dapat mempererat hubungan antar masyarakat dan keluarga.

Dalam beberapa tahun terakhir, tradisi Punggahan masih sangat dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Muslim di Indonesia. Mereka masih berkumpul bersama, melakukan doa bersama, dan makan bersama untuk menyambut bulan Ramadhan.

Dengan demikian, tradisi Punggahan masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Muslim di Indonesia, dan akan terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang berharga. (Noi)
Share:
Komentar

Berita Terkini